Rockstar Tegaskan Operasional Kantor Normal Pasca Ledakan

Rockstar Tegaskan Operasional Kantor Normal Pasca Ledakan

paingsoe – Rockstar North, studio di balik kesuksesan seri Grand Theft Auto, memiliki sejumlah kantor di berbagai negara. Kantor yang berlokasi di Edinburgh, Skotlandia, diketahui sebagai kantor pusat sekaligus markas utama pengembangan Grand Theft Auto 6. Pada 19 Januari, kantor tersebut dilaporkan mengalami insiden yang sempat disebut sebagai ledakan. Laporan awal tersebut langsung memicu respons cepat dari aparat kepolisian dan layanan pemadam kebakaran setempat. Kehadiran layanan darurat dilakukan untuk memastikan keselamatan staf dan kondisi gedung.

“Baca Juga: Asus Alihkan Fokus dari Ponsel ke Robotika dan AI”

Gangguan Boiler Picu Kebakaran Kecil di Gedung Studio

Berdasarkan keterangan resmi, insiden yang terjadi di kantor Rockstar North disebabkan oleh gangguan teknis pada salah satu ruang boiler gedung. Gangguan tersebut memicu kebakaran kecil yang segera ditangani oleh petugas. Layanan darurat tiba di lokasi sekitar pukul 05.00 pagi waktu setempat. Proses penanganan dan pengamanan berlangsung selama beberapa jam. Petugas memastikan tidak ada potensi bahaya lanjutan sebelum meninggalkan area. Seluruh rangkaian penanganan dinyatakan selesai sekitar pukul 09.21 pagi.

Rockstar Tegaskan Tidak Ada Korban dan Operasional Tetap Normal

Dalam pernyataan resminya, perwakilan Rockstar North mengonfirmasi bahwa tidak ada korban luka dalam insiden tersebut. Pihak perusahaan juga menyampaikan apresiasi kepada kepolisian dan petugas pemadam kebakaran yang bergerak cepat. Dilansir dari BNO News, Rockstar menegaskan bahwa seluruh karyawan berada dalam kondisi aman. Studio juga disebut tetap beroperasi seperti biasa tanpa gangguan berarti. Perusahaan menekankan bahwa insiden ini tidak berdampak pada aktivitas pengembangan proyek yang sedang berjalan.

Kondisi Gedung Aman dan Aktivitas Karyawan Berjalan Seperti Biasa

Hingga saat ini, belum ada informasi rinci mengenai besaran kerusakan yang ditimbulkan akibat insiden tersebut. Namun, otoritas terkait menyatakan bahwa bangunan kantor masih dalam kondisi aman untuk digunakan. Aktivitas kerja karyawan dilaporkan tetap berjalan normal. Layanan darurat menyampaikan bahwa tiga unit pemadam kebakaran dikerahkan untuk mengamankan situasi di dalam gedung. Pemeriksaan struktural dilakukan untuk memastikan tidak ada risiko tambahan bagi keselamatan penghuni gedung.

“Baca Juga: Major Update Ball x Pit Dijadwalkan Rilis Januari 2026″

Pengembangan GTA 6 Tetap Berlanjut di Tengah Berbagai Tantangan

Rockstar kembali menegaskan bahwa pengembangan Grand Theft Auto 6 tidak terdampak oleh insiden ini. Proyek tersebut memang diketahui menghadapi berbagai tantangan dalam beberapa waktu terakhir. Sebelum kejadian di kantor Edinburgh, Rockstar dilaporkan telah memberhentikan puluhan karyawan. Pemutusan hubungan kerja tersebut diduga terkait dengan pembocoran informasi rahasia mengenai GTA 6. Informasi yang bocor disebut mencakup detail fitur dari proyek yang belum diumumkan secara resmi dan sempat beredar di forum publik. Meski demikian, Rockstar menyatakan komitmennya untuk melanjutkan pengembangan GTA 6 sesuai rencana.