paingsoe – Setelah 15 tahun mengembangkan franchise Cities, Colossal Order. Studio asal Finlandia yang dikenal lewat keberhasilan Cities in Motion dan Cities: Skylines, akan meninggalkan perannya dalam mengelola seri tersebut. Keputusan ini datang setelah pengumuman resmi dari Paradox Interactive. Yang menyebutkan bahwa mulai awal 2026, Iceflake Studios akan menggantikan Colossal Order dalam pengembangan Cities: Skylines II. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari kesepakatan bersama antara kedua pihak, bukan karena keputusan sepihak dari publisher Paradox.
“Baca Juga: Star Citizen Hampir Raih $1 Miliar, Masih Berstatus Alpha”
Colossal Order Tetap Selesaikan Update Terkini Sebelum Serahkan Proyek ke Iceflake Studios
Mariina Hallikainen, CEO dari Colossal Order, menyampaikan bahwa studio tersebut akan tetap menyelesaikan beberapa update penting yang sedang dikerjakan. Termasuk perbaikan bug, penambahan konten bangunan Old Town. Serta patch yang meningkatkan fitur sepeda (Bike Patch). Selain itu, Colossal Order juga akan menyediakan dukungan awal untuk fitur Asset Editor yang sangat dinantikan oleh komunitas. Meskipun demikian, setelah update-update tersebut diselesaikan. Colossal Order akan sepenuhnya menyerahkan pengelolaan proyek Cities: Skylines II kepada Iceflake Studios pada awal 2026.
Iceflake Studios Ambil Alih Pengembangan Cities: Skylines II pada 2026
Iceflake Studios, yang sebelumnya dikenal sebagai studio internal Paradox yang berbasis di Finlandia. Akan mengambil alih tanggung jawab penuh atas pengembangan Cities: Skylines II. Studio ini akan menangani segala bentuk pembaruan untuk game tersebut, termasuk pembaruan gratis. Pengembangan versi konsol yang saat ini belum memiliki tanggal rilis, serta pengembangan editor dan ekspansi di masa depan. Dengan pengalaman Iceflake dalam menangani game-game Paradox, termasuk judul seperti Surviving the Aftermath. Para penggemar Cities: Skylines II berharap studio ini dapat menjaga kualitas dan ambisi besar seri ini.
Mengapa Perubahan Ini Terjadi dan Apa Dampaknya bagi Komunitas?
Keputusan untuk mengalihkan pengembangan Cities: Skylines II kepada Iceflake Studios mengundang berbagai pertanyaan dan spekulasi. Walaupun Paradox menyebut langkah ini sebagai kesepakatan bersama, banyak pihak yang penasaran dengan alasan di balik perubahan besar ini setelah Colossal Order telah begitu lama mendominasi franchise tersebut. Salah satu kemungkinan adalah bahwa Colossal Order, yang telah menyelesaikan pengembangan dan ekspansi untuk Cities: Skylines, ingin fokus pada proyek-proyek lain. Di sisi lain, penggemar mungkin khawatir dengan perubahan arah atau pengurangan kualitas yang bisa terjadi di tangan studio baru.
“Baca Juga: Silent Hill f Update 1.10 Tambahkan Mode Casual untuk Pemain Baru”
Apa yang Bisa Diharapkan dari Iceflake Studios dalam Mengembangkan Cities: Skylines II?
Pengembangan Cities: Skylines II tentunya merupakan tantangan besar bagi Iceflake Studios. Meski studio ini memiliki pengalaman dalam game simulasi dan pengelolaan seperti Surviving the Aftermath, Cities: Skylines II merupakan proyek dengan ambisi yang sangat besar. Penggemar seri ini mengharapkan agar Iceflake Studios tidak hanya melanjutkan legasi Colossal Order, tetapi juga membawa inovasi baru yang akan mempertahankan minat pemain setia serta menarik pemain baru. Dengan adanya ekspansi dan pembaruan yang direncanakan di masa depan, Iceflake Studios akan diuji untuk memastikan bahwa Cities: Skylines II tetap relevan dan berkembang sesuai dengan harapan komunitas.
Dengan perubahan ini, masa depan Cities: Skylines II akan sangat bergantung pada kemampuan Iceflake Studios untuk memenuhi ekspektasi tinggi para penggemar. Namun, keputusan ini juga memberi harapan baru bagi komunitas untuk melihat bagaimana studio baru ini akan menghadirkan pembaruan yang lebih segar dan inovatif bagi franchise yang telah membentuk genre simulasi kota.




