paingsoe – The Elder Scrolls VI kembali menjadi bahan pembicaraan komunitas gamer setelah muncul kabar terbaru terkait jadwal perilisannya. Pada 11 Juni 2026 mendatang, satu-satunya trailer game tersebut resmi berusia hampir delapan tahun sejak pertama kali diperlihatkan.
Trailer perdana The Elder Scrolls VI pertama kali diumumkan oleh Bethesda Game Studios pada ajang E3 2018. Sejak saat itu, informasi resmi mengenai proyek tersebut sangat minim.
Situasi tersebut mulai memicu rasa frustrasi di kalangan penggemar seri The Elder Scrolls. Banyak pemain merasa masa penantian sudah berlangsung terlalu lama tanpa perkembangan signifikan yang diperlihatkan ke publik.
“Baca Juga: Modern Warfare 4 Resmi Tampilkan Trailer Debut”
Kondisi ini semakin disorot karena Bethesda sebelumnya mengumumkan game tersebut jauh sebelum proses produksi penuh benar-benar dimulai. Berdasarkan berbagai laporan, pengembangan utama baru dimulai setelah perilisan Starfield pada 2023.
Meski Bethesda beberapa kali memastikan proyek berjalan lancar, sebagian komunitas mulai mempertanyakan strategi pengumuman terlalu dini tersebut. Dalam industri game modern, pengumuman jauh sebelum produksi penuh memang sering memicu ekspektasi berlebihan.
Insider Sebut TES VI Masih Sangat Jauh dari Selesai
Kabar terbaru mengenai perkembangan The Elder Scrolls VI datang dari insider ternama Jez Corden. Dalam episode terbaru podcast The Xbox Two, ia membahas sejumlah proyek besar milik Bethesda.
Menurut Corden, The Elder Scrolls VI masih “cukup jauh” dari tahap selesai. Ia memperkirakan game tersebut kemungkinan baru akan dirilis sekitar tahun 2028 atau 2029.
Prediksi itu langsung menjadi perhatian besar komunitas gamer. Jika benar, maka jarak antara teaser pertama dan perilisan final bisa mencapai lebih dari satu dekade.
Dalam beberapa tahun terakhir, pengembangan game AAA memang semakin panjang dan kompleks. Banyak proyek besar modern membutuhkan waktu lima hingga tujuh tahun untuk mencapai tahap peluncuran.
Bethesda sendiri dikenal memiliki proses pengembangan yang cukup lama untuk franchise RPG utama mereka. Seri The Elder Scrolls dan Fallout sebelumnya juga membutuhkan waktu produksi bertahun-tahun.
Meski begitu, ekspektasi terhadap TES VI tetap sangat tinggi karena franchise ini memiliki basis penggemar global yang sangat besar sejak era The Elder Scrolls V: Skyrim.
Todd Howard Pernah Minta Fans “Lupakan” TES VI
Prediksi Jez Corden sebenarnya cukup sejalan dengan pernyataan terbaru dari pihak Bethesda sendiri. Pada wawancara Maret 2026, Todd Howard sempat meminta pemain untuk “pura-pura lupa” bahwa The Elder Scrolls VI pernah diumumkan.
Pernyataan tersebut langsung ramai dibahas komunitas gamer karena dianggap menunjukkan proyek masih membutuhkan waktu sangat panjang. Todd Howard tampaknya ingin menurunkan ekspektasi penggemar dalam waktu dekat.
Bethesda sebelumnya memang lebih fokus menyelesaikan pengembangan Starfield sebelum memindahkan sumber daya penuh ke TES VI. Karena itu, produksi utama baru benar-benar berjalan pada akhir 2023.
Dalam industri game modern, strategi pengembangan seperti ini cukup umum untuk studio besar. Satu proyek utama biasanya harus selesai lebih dulu sebelum tim beralih sepenuhnya ke game berikutnya.
Namun, sebagian penggemar menilai pengumuman terlalu awal membuat antusiasme berubah menjadi frustrasi. Banyak pemain berharap Bethesda mulai memperlihatkan detail baru dalam beberapa tahun mendatang.
Meski informasi resmi masih minim, rumor mengenai setting, teknologi engine, dan dunia game terus menjadi topik populer di komunitas RPG global.
Siklus Pengembangan Game AAA Kini Semakin Panjang
Estimasi rilis 2028 atau 2029 dinilai masuk akal jika melihat tren industri game AAA saat ini. Banyak proyek modern kini membutuhkan pengembangan lebih lama dibanding satu dekade lalu.
Peningkatan kualitas visual, ukuran dunia open world, dan kompleksitas sistem gameplay membuat proses produksi semakin berat. Studio besar kini juga harus memastikan game stabil di berbagai platform modern.
Bethesda kemungkinan ingin memastikan TES VI menjadi proyek RPG terbesar mereka sejauh ini. Franchise The Elder Scrolls sendiri selalu dikenal melalui dunia luas dan kebebasan eksplorasi tinggi.
Setelah kesuksesan Skyrim yang bertahan lebih dari satu dekade, ekspektasi terhadap penerusnya menjadi sangat besar. Banyak pemain berharap TES VI mampu membawa evolusi besar untuk genre RPG open world.
Tekanan tersebut membuat Bethesda diperkirakan akan sangat berhati-hati selama pengembangan. Perusahaan kemungkinan tidak ingin merilis game sebelum kualitasnya benar-benar matang.
Dalam beberapa tahun terakhir, industri game juga semakin sensitif terhadap perilisan bermasalah. Banyak studio mendapat kritik besar ketika game dirilis dalam kondisi belum optimal.
“Baca Juga: Kemitraan Indonesia-Prancis Diperluas ke Energi dan Pendidikan”
Fallout Remaster Juga Disebut Belum Akan Hadir Dekat Ini
Selain membahas The Elder Scrolls VI, Jez Corden juga memberikan informasi mengenai proyek lain milik Bethesda. Ia menyebut remaster Fallout 3 dan Fallout: New Vegas kemungkinan belum akan dirilis sebelum 2027.
Menurutnya, paling cepat salah satu dari proyek tersebut baru akan muncul pada tahun itu. Informasi ini membuat penggemar Fallout juga harus bersabar lebih lama.
Rumor mengenai remaster Fallout sebenarnya sudah beberapa kali muncul dalam beberapa tahun terakhir. Popularitas franchise tersebut kembali meningkat setelah adaptasi serial televisi Fallout mendapat respons positif.
Namun hingga kini, Bethesda belum memberikan pengumuman resmi terkait proyek remaster tersebut. Seluruh informasi masih berasal dari rumor dan laporan insider industri.
Bagi komunitas gamer, situasi ini memperlihatkan bahwa Bethesda masih memiliki daftar proyek besar yang sangat panjang. Studio tampaknya memilih fokus jangka panjang dibanding mempercepat perilisan.
Untuk saat ini, penggemar The Elder Scrolls dan Fallout tampaknya masih harus menunggu beberapa tahun lagi sebelum melihat proyek besar berikutnya benar-benar hadir ke pasar.



