paingsoe – Kabar kurang menyenangkan datang bagi komunitas pemain The Elder Scrolls: Blades. Bethesda resmi mengumumkan bahwa game mobile tersebut akan menghentikan operasionalnya secara permanen pada 30 Juni 2026.
Informasi tersebut disampaikan melalui pengumuman yang muncul langsung di dalam game. Pengumuman itu memberi tahu pemain bahwa layanan The Elder Scrolls: Blades akan berakhir setelah hampir enam tahun beroperasi sejak pertama kali diluncurkan.
“Baca Juga: Infinix Luncurkan XBOOK 15, Laptop 15 Inci Terjangkau”
Setelah tanggal penutupan resmi, game akan mulai dihapus dari berbagai platform distribusi sebagai bagian dari proses penghentian layanan. Keputusan tersebut menandai berakhirnya perjalanan salah satu game mobile yang mengambil latar dunia The Elder Scrolls.
Meski tidak lagi menerima pemain baru setelah proses penghapusan dimulai, pengguna yang telah mengunduh game sebelumnya masih dapat mengaksesnya hingga layanan resmi dihentikan.
The Elder Scrolls: Blades Menjadi Salah Satu Game Mobile Bethesda
The Elder Scrolls: Blades pertama kali diperkenalkan oleh Bethesda Softworks sebagai upaya membawa waralaba The Elder Scrolls ke perangkat mobile. Game ini dirilis secara bertahap sebelum tersedia secara luas pada tahun 2020.
Berbeda dengan seri utama The Elder Scrolls yang dikenal menghadirkan dunia terbuka berskala besar, Blades menawarkan pengalaman yang lebih disesuaikan untuk perangkat seluler. Pemain dapat menjelajahi dungeon, melawan musuh, membangun kota, dan mengembangkan karakter dalam format yang lebih ringkas.
Game ini juga menghadirkan elemen role-playing yang menjadi identitas utama seri The Elder Scrolls. Berbagai senjata, perlengkapan, dan kemampuan dapat dikembangkan sesuai gaya bermain masing-masing pemain.
Selama beberapa tahun terakhir, The Elder Scrolls: Blades terus mendapatkan dukungan melalui pembaruan konten dan penyesuaian fitur. Namun, aktivitas pengembangan game tersebut mulai melambat dalam beberapa tahun terakhir.
Pengumuman penutupan ini menjadi akhir dari perjalanan panjang game yang sempat menjadi salah satu proyek mobile terbesar Bethesda.
Bethesda Belum Ungkap Alasan Penghentian Layanan
Hingga saat ini, Bethesda belum memberikan penjelasan rinci mengenai alasan di balik keputusan menutup The Elder Scrolls: Blades. Pengumuman resmi yang disampaikan kepada pemain tidak mencantumkan faktor spesifik yang melatarbelakangi penghentian layanan tersebut.
Dalam industri game online, penutupan layanan dapat dipengaruhi berbagai faktor. Beberapa di antaranya mencakup jumlah pemain aktif, biaya operasional, strategi bisnis perusahaan, hingga fokus pengembangan proyek baru.
Meski demikian, tanpa pernyataan resmi dari Bethesda, alasan sebenarnya di balik penghentian layanan masih belum diketahui. Karena itu, berbagai spekulasi yang beredar di komunitas belum dapat dipastikan kebenarannya.
Yang jelas, pemain masih memiliki waktu hingga akhir Juni 2026 untuk menikmati game sebelum server dan layanan terkait dihentikan secara permanen.
Pengumuman tersebut juga memberikan kesempatan bagi komunitas untuk menghabiskan waktu terakhir mereka di dunia Blades sebelum layanan resmi berakhir.
Seluruh Konten Dibuka untuk Pemain Menjelang Penutupan
Sebagai bentuk apresiasi kepada komunitas yang telah mendukung game selama bertahun-tahun, Bethesda menghadirkan sejumlah perubahan menjelang penutupan layanan.
Pemain kini dapat mengakses seluruh konten yang tersedia di dalam game dengan lebih mudah. Selain itu, seluruh item yang tersedia di Shop ditawarkan dengan harga yang sangat rendah.
Menurut pengumuman yang beredar, berbagai item dapat dibeli hanya dengan satu Gem atau satu Sigil. Kebijakan tersebut memungkinkan pemain memperoleh perlengkapan dan item premium yang sebelumnya memerlukan sumber daya lebih besar.
Langkah ini umum dilakukan pada game online yang mendekati akhir masa operasionalnya. Tujuannya adalah memberikan kesempatan kepada pemain untuk menikmati sebanyak mungkin konten sebelum layanan dihentikan.
Dengan akses yang lebih terbuka, para pemain dapat mengeksplorasi berbagai fitur yang mungkin belum sempat mereka coba selama masa aktif game.
“Baca Juga: Control Resonant Disorot karena Early Access Eksklusif”
Menyusul Penutupan Game Mobile Lain dari Seri The Elder Scrolls
Penutupan The Elder Scrolls: Blades bukan pertama kalinya Bethesda menghentikan layanan game mobile yang menggunakan waralaba The Elder Scrolls. Sebelumnya, perusahaan juga telah mengakhiri perjalanan game kartu digital The Elder Scrolls: Legends.
Game tersebut resmi ditutup pada Januari 2025 setelah pertama kali dirilis pada tahun 2017. Penutupan Legends saat itu juga menandai berakhirnya dukungan aktif terhadap salah satu proyek spin-off The Elder Scrolls.
Dengan berakhirnya The Elder Scrolls: Blades, jumlah game mobile aktif yang menggunakan merek The Elder Scrolls menjadi semakin berkurang. Meski demikian, waralaba utama tetap menjadi salah satu aset terpenting milik Bethesda.
Saat ini perhatian banyak penggemar masih tertuju pada masa depan seri The Elder Scrolls, termasuk pengembangan proyek-proyek baru yang akan datang. Sementara itu, The Elder Scrolls: Blades akan mengakhiri perjalanannya pada 30 Juni 2026 setelah hampir enam tahun menemani para pemain di platform mobile. Penutupan tersebut menjadi akhir dari salah satu upaya Bethesda menghadirkan pengalaman role-playing khas The Elder Scrolls ke perangkat seluler.




