paingsoe – Smartphone flagship vivo X300 Ultra dipastikan segera hadir di pasar Indonesia. Kepastian ini muncul setelah perangkat tersebut memperoleh sertifikasi resmi dari Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Digital. Sertifikasi tersebut menjadi salah satu tahapan penting sebelum perangkat dapat dipasarkan secara resmi di Indonesia.
Dokumen sertifikasi menampilkan nomor model V2562 yang merujuk pada vivo X300 Ultra. Informasi ini menunjukkan bahwa perangkat tersebut telah memenuhi persyaratan regulasi telekomunikasi di Indonesia. Kehadiran sertifikasi ini juga sering menjadi indikasi bahwa peluncuran perangkat akan segera dilakukan.
“Baca Juga: ROG Flow Z13-KJP Rp60 Juta, Cuma 50 Unit”
Selain varian Ultra, dokumen tersebut juga mencantumkan nomor model V2537. Model tersebut diidentifikasi sebagai vivo X300 FE yang kemungkinan akan menjadi varian lain dalam lini yang sama. Kehadiran dua model ini mengisyaratkan bahwa vivo sedang menyiapkan ekspansi seri X300 secara lebih luas.
Berdasarkan informasi yang beredar, peluncuran global perangkat ini diperkirakan terjadi dalam waktu dekat. Indonesia disebut akan menjadi salah satu pasar yang ikut menerima perangkat tersebut.
Peluncuran Global Setelah Debut di MWC 2026
vivo sebelumnya telah memperkenalkan perangkat ini pada ajang Mobile World Congress 2026 di Barcelona. Ajang tersebut menjadi tempat perusahaan memamerkan berbagai inovasi teknologi terbaru. vivo memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menampilkan kemampuan kamera dari X300 Ultra.
Seri X300 Ultra juga menandai perubahan strategi bagi perusahaan. Pada generasi sebelumnya, model Ultra dari vivo hanya dipasarkan di pasar domestik China. Kali ini, vivo mulai membawa varian tersebut ke pasar internasional.
Langkah ini memperluas jangkauan produk flagship vivo di pasar global. Perusahaan tampaknya ingin bersaing lebih kuat di segmen smartphone premium internasional. Pasar Eropa disebut menjadi salah satu target utama ekspansi ini.
Sebagai gambaran, perangkat pendampingnya yaitu vivo X300 Pro dilaporkan dijual sekitar 1.400 euro di Eropa. Harga tersebut menunjukkan posisi seri ini di segmen flagship kelas atas.
Teknologi Teleconverter 400mm untuk Fotografi Jarak Jauh
Salah satu inovasi yang diperkenalkan bersama perangkat ini adalah teknologi lensa tambahan telephoto extender. Aksesori tersebut diberi nama vivo Zeiss Telephoto Extender Gen 2 Ultra. Teknologi ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan fotografi jarak jauh pada smartphone.
Lensa tambahan tersebut memiliki panjang fokus tetap 400mm. Panjang fokus tersebut setara dengan sekitar 17,3 kali zoom optik. Pengguna juga dapat memilih panjang fokus alternatif sebesar 200mm sesuai kebutuhan fotografi.
Kombinasi kamera utama dan teleconverter ini mampu menghasilkan jangkauan pembesaran lebih jauh. Melalui teknik in-sensor zoom cropping, sistem ini diklaim dapat mencapai hingga 800mm. Jangkauan tersebut setara dengan sekitar 30 kali zoom.
Menurut keterangan resmi, teknologi ini merupakan teleconverter dual-lens pertama di industri smartphone. Inovasi ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman fotografi jarak jauh yang lebih fleksibel.
Sistem Kamera Zeiss Master Lens Trinity
vivo X300 Ultra menggunakan konsep kamera yang disebut Zeiss Master Lens Trinity. Konsep ini menghadirkan tiga kamera belakang yang semuanya memiliki kemampuan setara kamera utama. Sistem ini dirancang untuk memberikan kualitas gambar tinggi pada berbagai jenis pengambilan gambar.
Ketiga kamera tersebut mencakup lensa wide, ultrawide, dan telefoto. Setiap lensa dirancang dengan kualitas optik tinggi sehingga tidak ada kamera sekunder dengan fungsi terbatas. Pendekatan ini memungkinkan fleksibilitas fotografi yang lebih luas.
Perangkat ini dilengkapi sistem stabilisasi gambar optis tiga tingkat. Teknologi ini membantu menjaga kestabilan gambar saat mengambil foto atau merekam video. Selain itu, terdapat fitur motion tracking focus yang membantu menjaga fokus pada objek bergerak.
Rumor spesifikasi menyebut kamera utama menggunakan sensor Sony LYT901 dengan resolusi 200 megapiksel. Kamera periskop telefoto disebut menggunakan sensor Samsung HPB 200 megapiksel. Sensor tersebut dilengkapi sertifikasi optik Zeiss APO.
Selain itu, terdapat kamera ultrawide 50 megapiksel dengan sensor Sony LYT828. Sistem kamera juga didukung sensor multispektral 5 megapiksel untuk meningkatkan akurasi warna.
Dukungan Videografi Profesional dan Aksesori SmallRig
vivo juga menghadirkan ekosistem aksesori khusus bagi pengguna yang fokus pada videografi. Perusahaan bekerja sama dengan SmallRig untuk menghadirkan aksesori bernama Camera Cage. Aksesori ini dirancang untuk mendukung perekaman video profesional menggunakan smartphone.
Camera Cage dilengkapi kipas pendingin eksternal untuk menjaga suhu perangkat saat merekam video. Aksesori ini juga memiliki cold-shoe mount untuk memasang mikrofon atau lampu tambahan. Selain itu tersedia tripod mount serta tombol shutter dan kontrol zoom fisik.
Pada sisi kemampuan video, perangkat ini mendukung perekaman 10-bit LOG pada resolusi 4K dengan frame rate 120 FPS. Fitur tersebut memungkinkan fleksibilitas lebih besar dalam proses penyuntingan video.
Smartphone ini juga mendukung perekaman Dolby Vision pada resolusi 4K 120 FPS. Selain itu terdapat dukungan encoding video profesional APV 422. Sistem ini juga kompatibel dengan alur kerja ACES yang sering digunakan dalam produksi film.
Untuk sektor audio, vivo menyematkan sistem Quad-Mic Audio Recording Master. Sistem ini memiliki enam preset perekaman yang dirancang untuk mengisolasi suara utama. Teknologi tersebut juga membantu meredam kebisingan di lingkungan sekitar.
“Baca Juga: Microsoft Ajukan Paten Game Helper Cloud Gaming”
Chip Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan Baterai 7.000 mAh
Dari sisi perangkat keras, vivo X300 Ultra diperkirakan menggunakan chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5. Chip tersebut dirancang untuk menghadirkan performa tinggi pada smartphone flagship generasi terbaru. Prosesor ini mendukung berbagai fitur AI dan komputasi modern.
Perangkat ini juga dilengkapi layar BOE LTPO berukuran 6,82 inci. Panel tersebut memiliki resolusi 2K yang memberikan tampilan visual tajam. Teknologi LTPO memungkinkan refresh rate menyesuaikan kebutuhan untuk efisiensi daya.
Untuk daya tahan, smartphone ini dibekali baterai berkapasitas besar. Kapasitas baterainya mencapai sekitar 7.000 mAh. Baterai tersebut didukung teknologi pengisian cepat 100 watt melalui kabel.
Kombinasi baterai besar dan pengisian cepat dirancang untuk mendukung penggunaan intensif sepanjang hari. Dengan berbagai inovasi kamera dan perangkat keras tersebut, vivo X300 Ultra diproyeksikan menjadi salah satu smartphone flagship paling kuat di kelasnya ketika resmi hadir di Indonesia.




