paingsoe – Vivo X Fold6 diperkirakan segera memasuki pasar global setelah sebelumnya debut di China pada Juni lalu. Indikasi tersebut muncul melalui kemunculan perangkat dalam database Geekbench.
Perangkat dengan nomor model V2559 tercatat menjalani pengujian benchmark terbaru. Berdasarkan informasi yang dihimpun GSMArena, perangkat tersebut diduga merupakan Vivo X Fold6 untuk pasar global.
Dalam pengujian Geekbench, perangkat meraih skor 1.710 poin pada single-core. Sementara pengujian multi-core menghasilkan skor 5.977 poin.
“Baca Juga: Desain Kamera vivo X500 Berbeda dari Varian Pro”
Kemunculan benchmark tersebut menjadi salah satu indikasi awal mengenai spesifikasi versi internasional. Perangkat juga terpantau menggunakan chipset MediaTek yang memiliki kode MT6993.
Dimensity 9500 dan RAM 12GB Jadi Andalan
Kode chipset MT6993 pada database Geekbench diidentifikasi sebagai MediaTek Dimensity 9500. Penggunaan chipset tersebut menunjukkan bahwa versi global kemungkinan mempertahankan platform performa dari model China.
Data Geekbench juga memperlihatkan konfigurasi RAM sebesar 12GB. Perangkat yang diuji menjalankan Android 17 sebagai sistem operasi.
Informasi tersebut belum memastikan seluruh spesifikasi Vivo X Fold6 global akan sama dengan versi China. Vivo dapat melakukan penyesuaian tertentu berdasarkan kebutuhan dan regulasi masing-masing pasar.
Namun, penggunaan chipset yang sama memberikan indikasi bahwa performa utama perangkat kemungkinan tetap dipertahankan. Detail mengenai konfigurasi memori lainnya juga masih belum terungkap melalui hasil benchmark tersebut.
Geekbench sendiri hanya memberikan sebagian informasi mengenai perangkat. Data seperti kapasitas baterai, kamera, ukuran layar, dan kemampuan pengisian daya tidak dapat dipastikan melalui database tersebut.
Layar Foldable Hadir dalam Dua Ukuran
Vivo X Fold6 versi China menggunakan dua layar dengan ukuran berbeda. Layar bagian dalam mengandalkan panel LTPO AMOLED berukuran 8,02 inci.
Ketika perangkat dilipat, pengguna dapat menggunakan layar eksternal berukuran 6,51 inci. Konfigurasi tersebut memungkinkan perangkat digunakan seperti smartphone konvensional maupun tablet berukuran lebih besar.
Teknologi LTPO AMOLED pada layar utama menjadi salah satu komponen penting perangkat. Panel tersebut dirancang untuk memberikan pengalaman visual berkualitas sekaligus mendukung pengelolaan konsumsi daya.
Vivo belum memastikan apakah spesifikasi layar tersebut akan dipertahankan pada versi global. Perusahaan juga belum mengungkap perubahan desain atau fitur yang mungkin diterapkan untuk pasar internasional.
Jika spesifikasi China dipertahankan, X Fold6 akan membawa layar internal berukuran besar dalam bodi foldable. Konfigurasi tersebut memberikan ruang lebih luas untuk multitasking, konsumsi konten, dan berbagai aktivitas produktivitas.
Kamera 200MP dan Baterai 7.000mAh
Vivo X Fold6 versi China dibekali sistem kamera dengan konfigurasi yang cukup tinggi. Kamera utamanya menggunakan sensor beresolusi 200MP sebagai kamera utama.
Perangkat tersebut juga memiliki kamera periskop 50MP untuk kebutuhan pemotretan jarak jauh. Kamera ultrawide 50MP melengkapi sistem fotografi pada bagian belakang.
Untuk kebutuhan swafoto, Vivo memasang kamera depan 20MP pada masing-masing sisi layar. Konfigurasi tersebut memungkinkan pengguna menggunakan kamera depan dalam berbagai posisi perangkat.
Sektor daya juga menjadi bagian penting dari X Fold6. Versi China membawa baterai berkapasitas 7.000mAh dengan dukungan pengisian cepat 80W.
Kapasitas tersebut tergolong besar untuk perangkat foldable dengan dua layar. Namun, daya tahan aktual tetap bergantung pada pola penggunaan, kondisi jaringan, dan konfigurasi perangkat lunak.
“Baca Juga: Cooler Master Hadirkan GPU Shield untuk Konektor 12VHPWR”
Vivo X Fold6 Terpantau Terdaftar di Indonesia
Selain kemunculan di Geekbench, perangkat serupa juga disebut telah terpantau dalam pendaftaran di Indonesia. Informasi tersebut menjadi indikasi tambahan mengenai kemungkinan kehadiran X Fold6 di pasar Tanah Air.
Meski demikian, pendaftaran perangkat belum berarti Vivo telah mengumumkan jadwal penjualan resmi. Perusahaan juga belum mengungkap harga maupun konfigurasi khusus untuk Indonesia.
Untuk pasar global, Vivo X Fold6 diperkirakan membawa sebagian besar spesifikasi dari versi China. Chipset Dimensity 9500, RAM 12GB, dan Android 17 menjadi detail yang sudah terlihat melalui Geekbench.
Sementara itu, layar LTPO AMOLED 8,02 inci, layar eksternal 6,51 inci, kamera 200MP, serta baterai 7.000mAh masih mengacu pada model China. Detail final versi internasional tetap menunggu pengumuman resmi Vivo.
Jika peluncuran global benar-benar dilakukan, Vivo X Fold6 akan memperluas kehadiran lini foldable perusahaan di luar China. Untuk Indonesia, konsumen masih perlu menunggu informasi resmi mengenai jadwal, spesifikasi, dan harga perangkat.




