paingsoe – Anker memperkenalkan Travel Charging Station 6-in-1 untuk pengguna yang sering bepergian dengan berbagai perangkat elektronik. Perangkat ini dirancang untuk mengurangi kebutuhan membawa banyak adaptor dan pengisi daya. Produk tersebut menawarkan total daya hingga 150W untuk mengisi beberapa perangkat sekaligus. Dukungan daya besar juga memungkinkan perangkat digunakan untuk mengisi baterai laptop. Anker memosisikannya sebagai solusi ringkas bagi pengguna yang ingin menghemat ruang dalam tas. Produk ini juga mendukung penggunaan di berbagai negara melalui rentang input listrik yang luas.
“Baca Juga: Harga Dimensity 9600 Pro Dikabarkan Sekitar Rp3 Juta”
Desain Ringkas Memudahkan Pengguna Saat Bepergian
Travel Charging Station memiliki dimensi 5,9 x 2,7 x 0,87 inci dengan bobot sekitar 0,64 lb. Ukurannya membuat perangkat ini lebih pendek dan ramping dibandingkan sejumlah perangkat elektronik berukuran serupa. Anker bahkan menyebut bobotnya lebih ringan daripada kaleng minuman berkapasitas 330ml. Desain tersebut ditujukan untuk mengurangi beban ketika pengguna membawa banyak perangkat selama perjalanan. Perangkat ini memiliki kabel daya pipih dengan konstruksi terjalin untuk meningkatkan kemudahan penyimpanan. Anker juga menyediakan colokan dengan mekanisme lipat 90 derajat. Colokan tersebut dapat dilipat rata ketika perangkat dimasukkan ke dalam tas. Dukungan input 100-240V membuat perangkat dapat digunakan pada stopkontak dengan standar tegangan berbeda.
Empat USB-C dan Dua USB-A Mendukung Daya hingga 150W
Anker Travel Charging Station menyediakan enam port untuk kebutuhan pengisian berbagai perangkat. Konfigurasinya terdiri dari empat port USB-C dan dua port USB-A. Port USB-C1 dan USB-C2 masing-masing mampu menghasilkan daya hingga 100W. Sementara itu, USB-C3 dan USB-C4 mendukung output hingga 45W. Dua port USB-A masing-masing menyediakan daya hingga 12W. Ketika beberapa perangkat tersambung secara bersamaan, sistem perlu membagi daya yang tersedia. Anker menggunakan teknologi PowerIQ 4.0 untuk mengatur distribusi daya tersebut secara otomatis. Sistem ini menyesuaikan pembagian daya berdasarkan kebutuhan masing-masing perangkat yang terhubung.
ActiveShield 4.0 Pantau Suhu dan Perlindungan Listrik
Anker membekali Travel Charging Station dengan sistem keamanan ActiveShield 4.0. Teknologi tersebut dirancang untuk memantau kondisi suhu internal perangkat selama digunakan. Anker mengklaim sistem dapat melakukan pemantauan lebih dari 10 juta kali setiap hari. Perangkat tersebut juga memiliki tujuh lapisan perlindungan untuk berbagai kondisi kelistrikan. Perlindungan mencakup tegangan berlebih, arus berlebih, panas berlebih, dan korsleting. Sistem tersebut ditujukan untuk menjaga perangkat tetap aman ketika digunakan dengan beberapa perangkat sekaligus. Fitur perlindungan menjadi penting karena perangkat menyediakan daya tinggi melalui beberapa port secara bersamaan.
“Baca Juga: Xiaomi Smart Socket 4 Hadir dengan Wi-Fi 6″
Harga Anker Travel Charging Station Mulai 79,99 Dolar
Meskipun dirancang untuk mengurangi jumlah perangkat yang perlu dibawa, Travel Charging Station memiliki satu kekurangan. Anker tidak menyertakan kabel USB-C maupun USB-A dalam paket penjualannya. Pengguna tetap perlu membawa kabel yang sesuai dengan perangkat masing-masing. Namun, satu unit charging station dapat menggantikan kebutuhan membawa beberapa adaptor terpisah. Produk ini tersedia melalui sistem pre-order di Amerika Serikat. Anker menetapkan harga 79,99 dolar AS untuk Travel Charging Station 6-in-1. Perangkat tersebut menawarkan kombinasi enam port, daya hingga 150W, serta desain ringkas untuk kebutuhan perjalanan. Dengan konfigurasi tersebut, produk ini ditujukan terutama bagi pengguna yang membawa laptop, smartphone, tablet, dan perangkat elektronik lainnya secara bersamaan.




