paingsoe – Steam Deck dikenal sebagai salah satu handheld gaming PC populer dengan kemampuan menjalankan berbagai game PC. Namun, ukurannya yang besar sering menjadi perhatian dalam penggunaan portabel. Modder bernama PhyFawkes mencoba mengatasi persoalan tersebut melalui proyek bernama Steam Boy. Ia memindahkan komponen utama Steam Deck ke dalam bodi yang jauh lebih kecil. Desain perangkat tersebut terinspirasi dari bentuk klasik Game Boy. Ukurannya bahkan disebut kurang dari separuh dimensi Steam Deck asli. Proyek ini menunjukkan potensi modifikasi ekstrem terhadap perangkat gaming komersial. Namun, proses miniaturisasi tersebut juga menghadirkan sejumlah tantangan teknis.
“Baca Juga: Korsel Dorong Negosiasi Damai untuk Akhiri Perang Korut”
Steam Boy Menggunakan Casing PETG Hasil Cetak 3D
PhyFawkes membuat casing khusus menggunakan material PETG melalui proses pencetakan 3D. Casing tersebut dirancang untuk menampung motherboard Steam Deck dalam ruang terbatas. Komponen lain juga dipindahkan ke dalam bodi baru tersebut. Isinya mencakup APU, heatsink, kipas, baterai, speaker, dan audio board. Kabel fleksibel turut digunakan untuk menghubungkan berbagai komponen di dalam perangkat. Struktur tersebut membuat seluruh hardware dapat ditempatkan dalam ukuran yang jauh lebih kecil. Namun, penyusunan komponen secara bertumpuk membuat Steam Boy memiliki bodi lebih tebal. Desain tersebut menjadi konsekuensi dari upaya mempertahankan komponen utama Steam Deck. Proyek ini masih berada dalam tahap pengembangan dan belum menjadi perangkat siap pakai.
Ukuran Lebih Kecil Mengorbankan Sejumlah Kontrol Steam Deck
Miniaturisasi Steam Boy membuat PhyFawkes harus mengurangi jumlah kontrol yang tersedia. Perangkat tersebut hanya mempertahankan D-pad dan empat tombol ABXY. Dua tombol sistem juga tetap tersedia untuk kebutuhan pengoperasian perangkat. Steam Boy masih memiliki satu analog stick dan satu touchpad. Pengurangan kontrol tersebut membuat perangkat berbeda jauh dari tata letak Steam Deck asli. Desain tersebut diperlukan agar seluruh komponen dapat masuk dalam bodi yang lebih kecil. Namun, berkurangnya kontrol dapat memengaruhi kenyamanan ketika memainkan game tertentu. Ergonomi juga menjadi tantangan karena bentuk dan ukuran perangkat berubah secara signifikan. Modder masih perlu menyempurnakan desain agar penggunaan jangka panjang tetap nyaman.
Layar OLED 90 Hz Masih Belum Terhubung ke Motherboard
Layar menjadi salah satu kendala terbesar dalam pengembangan Steam Boy saat ini. PhyFawkes menggunakan panel OLED beresolusi 1200 x 1080 dengan refresh rate 90 Hz. Namun, panel tersebut belum berhasil dihubungkan dengan motherboard Steam Deck. Modder memperkirakan diperlukan adapter board baru untuk menyelesaikan masalah tersebut. Modifikasi BIOS juga kemungkinan dibutuhkan agar layar dapat berfungsi secara penuh. Tanpa layar yang berfungsi, Steam Boy belum dapat digunakan sebagai handheld secara normal. Persoalan tersebut menunjukkan kompleksitas ketika hardware dirancang ulang di luar konfigurasi aslinya. Penggunaan panel berbeda juga dapat membutuhkan penyesuaian pada sistem perangkat.
“Baca Juga: Honor Rilis Robot Phone dengan Kamera Gimbal 200MP”
Steam Boy Masih Menghadapi Tantangan Pendinginan dan Ergonomi
Proyek Steam Boy memperlihatkan bahwa motherboard Steam Deck dapat ditempatkan dalam ruang jauh lebih kecil. Namun, ukuran komponen pendukung tetap menjadi kendala dalam proses miniaturisasi. Sistem pendinginan harus tetap mampu membuang panas dari APU secara efektif. Baterai juga harus menyediakan kapasitas memadai tanpa memperbesar ukuran perangkat secara berlebihan. Pengurangan kontrol menjadi tantangan lain bagi kenyamanan bermain. Layar dan konektivitas komponen juga masih membutuhkan penyempurnaan. PhyFawkes perlu menyelesaikan berbagai persoalan tersebut sebelum Steam Boy dapat berfungsi secara optimal. Proyek ini tetap menarik bagi komunitas modding karena menunjukkan batas baru modifikasi Steam Deck. Jika pengembangan berhasil, Steam Boy dapat menjadi contoh menarik tentang bagaimana hardware komersial diubah menjadi perangkat dengan desain yang sangat berbeda.




