paingsoe – LG membuka preorder monitor gaming UltraGear 25G590B dengan refresh rate native mencapai 1.000 Hz. Monitor tersebut menggunakan panel IPS berukuran 24,5 inci dengan resolusi Full HD. Perangkat ini ditujukan terutama untuk gamer esports yang mengejar respons visual sangat cepat.
LG membanderol UltraGear 25G590B dengan harga US$1.000 di Amerika Serikat. Harga tersebut membuat monitor ini berada dalam kategori premium. Banderolnya juga menjadi perhatian karena mencapai sekitar US$1 untuk setiap 1 Hz refresh rate.
“Baca Juga: Harga RTX 3060 12GB Melonjak Setelah Diproduksi Lagi”
Melalui situs resminya, LG menyebut 25G590B sebagai monitor Full HD pertama dengan refresh rate native 1.000 Hz. Kemampuan tersebut berjalan langsung pada resolusi 1920 x 1080. Jadi, angka 1.000 Hz bukan sekadar mode tambahan dengan resolusi yang lebih rendah.
Panel IPS Full HD Mendukung FreeSync Premium dan G-Sync
UltraGear 25G590B menggunakan panel IPS dengan resolusi 1920 x 1080 piksel. Panel tersebut mendukung refresh rate hingga 1.000 Hz secara native. Spesifikasi ini dirancang untuk memberikan tampilan gerakan yang sangat cepat dan responsif.
LG turut membekali monitor dengan AMD FreeSync Premium. Monitor tersebut juga kompatibel dengan teknologi Nvidia G-Sync. Kedua teknologi tersebut membantu menyelaraskan frame rate GPU dengan refresh rate layar.
Untuk meningkatkan visibilitas objek bergerak, LG menghadirkan Motion Blur Reduction Pro. Fitur tersebut dirancang membantu pemain melacak objek yang bergerak cepat. Kemampuan tersebut sangat relevan untuk permainan kompetitif dengan tempo tinggi.
Dari sisi konektivitas, monitor ini menyediakan dua port HDMI 2.1. Tersedia pula satu port DisplayPort 2.1 untuk kebutuhan koneksi berbandwidth tinggi. Dudukannya mendukung pengaturan tinggi, kemiringan, dan swivel.
Refresh Rate Monitor Bisa Mencapai 1.100 Hz melalui Overclocking
Kemampuan 1.000 Hz pada UltraGear 25G590B bukan batas tertinggi monitor tersebut. LG menyebut perangkat ini dapat mencapai 1.100 Hz melalui overclocking dalam kondisi tertentu. Namun, mode tersebut membutuhkan perangkat keras komputer yang memadai.
Pengguna juga membutuhkan sistem operasi Windows 11 untuk mencapai kemampuan maksimal. Kartu grafis yang digunakan harus mendukung DisplayPort 2.1. LG mencantumkan beberapa GPU tertentu yang kompatibel dengan mode tersebut.
Pilihan GPU yang disebut mencakup seri GeForce RTX 50. LG juga mencantumkan Radeon RX 9070, RX 9060, dan RX 7900 series atau lebih tinggi. Dukungan perangkat keras menjadi faktor penting sebelum pengguna mempertimbangkan monitor ini.
Overclocking juga tidak selalu menjadi pilihan untuk setiap sistem. Kemampuan tersebut bergantung pada kondisi perangkat dan konfigurasi komputer. Karena itu, pengguna perlu memastikan seluruh komponen mendukung spesifikasi yang dibutuhkan.
Monitor 1.000 Hz Menargetkan Gamer Esports dengan Frame Rate Tinggi
Refresh rate 1.000 Hz menawarkan kemampuan yang jauh melampaui monitor gaming konvensional. Sebelumnya, monitor 500 Hz hingga 600 Hz sudah menjadi pilihan ekstrem untuk esports. Produk baru LG kemudian mendorong batas tersebut hingga level yang lebih tinggi.
Refresh rate menunjukkan jumlah pembaruan gambar yang dapat dilakukan layar setiap detik. Semakin tinggi angkanya, semakin sering monitor memperbarui tampilan. Namun, manfaatnya sangat bergantung pada frame rate yang dihasilkan komputer.
Jika game hanya menghasilkan frame rate rendah, monitor tidak dapat memanfaatkan seluruh kemampuan 1.000 Hz. Karena itu, spesifikasi monitor harus dipertimbangkan bersama kemampuan GPU dan prosesor. Keseimbangan seluruh sistem menjadi penting untuk mendapatkan manfaat maksimal.
Teknologi seperti ini terutama relevan untuk game kompetitif dengan kebutuhan respons sangat cepat. Pemain esports dapat menjadi kelompok pengguna yang paling tertarik terhadap peningkatan refresh rate. Namun, manfaatnya bagi pengguna umum kemungkinan tidak sebesar kebutuhan pemain kompetitif.
“Baca Juga: Redmi Note 17 Pro Max Bawa Baterai Jumbo 10.000 mAh”
Harga US$1.000 Belum Mencakup Biaya PC Pendukung
Harga UltraGear 25G590B sebesar US$1.000 belum menggambarkan seluruh biaya untuk memanfaatkan kemampuannya. Pengguna membutuhkan komputer dengan spesifikasi yang mampu menghasilkan frame rate sangat tinggi. GPU yang mendukung DisplayPort 2.1 juga menjadi bagian penting dari konfigurasi.
Kebutuhan tersebut membuat investasi keseluruhan menjadi jauh lebih besar. Monitor dengan refresh rate ekstrem tidak dapat bekerja maksimal jika komputer menjadi hambatan. Karena itu, calon pembeli perlu mempertimbangkan biaya sistem secara keseluruhan.
Kehadiran UltraGear 25G590B menunjukkan produsen masih melihat pasar untuk monitor gaming ekstrem. LG menawarkan refresh rate yang sebelumnya sulit ditemukan pada resolusi Full HD. Namun, teknologi tersebut hadir dengan harga premium dan kebutuhan perangkat keras tinggi.
Pada akhirnya, monitor ini menjadi produk khusus untuk pengguna dengan kebutuhan sangat spesifik. Gamer esports dengan perangkat kelas atas menjadi target yang paling jelas. Bagi pengguna umum, monitor dengan refresh rate lebih rendah kemungkinan tetap memberikan keseimbangan harga dan performa yang lebih masuk akal.




