paingsoe – iQOO Z11 resmi diumumkan sebagai smartphone pertama yang akan menggunakan chipset Dimensity 7500 Turbo. Chipset terbaru tersebut dikembangkan MediaTek sebagai penyempurnaan dari platform Dimensity 7500.
MediaTek mempertahankan sejumlah karakteristik utama dari chipset sebelumnya pada versi Turbo. Namun, peningkatan performa menjadi salah satu fokus utama pengembangan chipset tersebut.
Bocoran performa menunjukkan Dimensity 7500 Turbo mampu mencapai skor sekitar 1,2 juta di AnTuTu. Angka tersebut memberikan gambaran mengenai posisi chipset baru tersebut di kelas performanya.
“Baca Juga: Caviar Hadirkan Ray-Ban Wayfarer II dengan Emas 24K”
Informasi Geekbench juga mengungkap perangkat dengan chipset tersebut menggunakan RAM 12GB. Smartphone tersebut menjalankan sistem operasi Android 16 dalam pengujian tersebut.
iQOO Z11 kemudian menjadi perangkat pertama yang dikonfirmasi membawa chipset baru tersebut. Kehadirannya dapat menjadi salah satu daya tarik utama smartphone terbaru iQOO.
Dimensity 7500 Turbo Dikembangkan dari Dimensity 7500
Dimensity 7500 Turbo merupakan pengembangan lebih lanjut dari Dimensity 7500. Platform sebelumnya menggunakan CPU octa-core berbasis arsitektur Armv9.3-A.
Konfigurasi tersebut memiliki kecepatan clock hingga 2,6GHz. Chipset ini juga dilengkapi NPU 850 untuk menangani berbagai kebutuhan pemrosesan kecerdasan buatan.
MediaTek turut menghadirkan teknologi HyperEngine untuk mendukung pengalaman bermain game. Platform tersebut mendukung refresh rate hingga 144Hz pada perangkat yang kompatibel.
Dukungan kamera juga mencakup sensor dengan resolusi hingga 200MP. Kemampuan tersebut memberikan fleksibilitas bagi produsen smartphone dalam merancang sistem kamera beresolusi tinggi.
Dimensity 7500 juga dirancang dengan fokus pada efisiensi daya. MediaTek menyebut platform tersebut mampu memberikan respons aplikasi lebih cepat dan kemampuan AI lebih baik.
Namun, spesifikasi final Dimensity 7500 Turbo belum sepenuhnya diungkap. Peningkatan dibandingkan Dimensity 7500 juga masih perlu dilihat berdasarkan implementasi perangkat komersial.
Performa Dimensity 7500 Turbo Disebut Mencapai 1,2 Juta AnTuTu
Salah satu informasi yang menarik perhatian berasal dari hasil benchmark chipset tersebut. Dimensity 7500 Turbo dikabarkan mampu mencapai sekitar 1,2 juta poin pada AnTuTu.
Skor benchmark dapat memberikan gambaran mengenai kemampuan pemrosesan perangkat. Namun, hasil akhir tetap dapat berbeda berdasarkan konfigurasi RAM, sistem operasi, dan optimasi perangkat.
Pengujian Geekbench sebelumnya juga menunjukkan konfigurasi RAM 12GB. Perangkat pengujian tersebut menjalankan Android 16 sebagai sistem operasi.
Kombinasi chipset baru, RAM besar, dan sistem operasi terbaru dapat mendukung kebutuhan multitasking. Pengguna juga berpotensi mendapatkan performa lebih baik untuk aplikasi berat.
Untuk gaming, dukungan MediaTek HyperEngine menjadi salah satu fitur penting. Teknologi tersebut dirancang untuk membantu menjaga pengalaman bermain tetap responsif.
Dukungan refresh rate hingga 144Hz juga dapat meningkatkan kelancaran tampilan. Namun, kemampuan tersebut tetap bergantung pada panel yang digunakan oleh smartphone.
Konektivitas Mendukung 5G hingga 5,2Gbps
Dimensity 7500 mendukung berbagai standar konektivitas modern. Platform tersebut membawa dukungan Wi-Fi 6E dan Bluetooth 5.4.
Chipset ini juga menggunakan modem 5G yang memenuhi standar 3GPP Release 17. Kecepatan unduh yang didukung dapat mencapai hingga 5,2Gbps secara teoritis.
Kemampuan konektivitas tersebut memberikan fondasi bagi smartphone dengan jaringan seluler berkecepatan tinggi. Namun, kecepatan aktual tetap bergantung pada jaringan operator dan kondisi penggunaan.
Dukungan AI juga menjadi bagian dari kemampuan chipset melalui NPU 850. Pemrosesan AI pada perangkat dapat digunakan untuk berbagai fungsi yang membutuhkan komputasi lokal.
MediaTek juga mempertahankan kemampuan fotografi dengan dukungan sensor hingga 200MP. Fitur tersebut memungkinkan produsen mengembangkan konfigurasi kamera dengan resolusi tinggi.
Seluruh kemampuan tersebut menjadi bagian dari platform dasar Dimensity 7500. Sementara itu, rincian peningkatan khusus pada versi Turbo masih menunggu informasi lebih lanjut.
“Baca Juga: GIGABYTE Naikkan Harga GPU hingga 40 Persen di Jepang”
iQOO Z11 Hadir dengan Beberapa Pilihan Warna
Selain chipset baru, iQOO Z11 juga menawarkan beberapa pilihan desain. Salah satu varian hadir dalam warna Celestial Blue dengan bobot sekitar 199 gram.
Pilihan lainnya adalah Aurora Green dengan lapisan kristal cair monokrom. iQOO juga menyiapkan varian berwarna putih untuk smartphone tersebut.
Varian putih tersebut disebut menggunakan layar AMOLED dengan desain lengkung 3D. Penggunaan panel tersebut memberikan pendekatan visual berbeda dibandingkan varian lainnya.
iQOO belum mengungkap seluruh spesifikasi Z11 secara lengkap. Informasi mengenai harga, kapasitas baterai, kamera, dan detail layar masih perlu menunggu pengumuman berikutnya.
Kehadiran Dimensity 7500 Turbo menjadi salah satu aspek utama yang membedakan iQOO Z11. Smartphone tersebut akan menjadi perangkat pertama yang menggunakan chipset MediaTek terbaru tersebut.
Jika performa benchmark yang beredar terbukti dalam penggunaan nyata, iQOO Z11 berpotensi menawarkan performa kompetitif. Namun, kemampuan sebenarnya baru dapat dinilai setelah perangkat resmi tersedia dan diuji secara langsung.




