paingsoe – Dreame mulai memperluas bisnisnya ke industri smartphone. Perusahaan yang dikenal lewat produk smart home ini memperkenalkan dua lini ponsel baru dengan konsep yang cukup berbeda.
Langkah ini menandai ekspansi besar bagi perusahaan teknologi asal China tersebut. Selama ini Dreame lebih dikenal melalui perangkat rumah pintar seperti robot vacuum dan alat kebersihan otomatis.
“Baca Juga: Gemini Bawa Fitur Ask Maps ke Google Maps”
Dalam rencana barunya, Dreame tidak hanya menghadirkan smartphone biasa. Perusahaan juga menyiapkan perangkat dengan pendekatan desain dan teknologi yang cukup unik.
Dua lini smartphone yang diperkenalkan mencakup model dengan kamera modular serta seri premium yang berfokus pada kemewahan. Strategi ini menunjukkan bahwa Dreame ingin menargetkan beberapa segmen pasar sekaligus.
Selain smartphone, perusahaan juga menyiapkan berbagai perangkat lain sebagai bagian dari ekspansi ekosistem teknologi mereka.
Seri Aurora Hadir sebagai Smartphone Mewah Berlapis Emas
Salah satu produk paling mencolok dari pengumuman ini adalah smartphone mewah bernama Aurora. Perangkat ini dirancang dengan konsep luxury phone yang jarang ditemukan di pasar smartphone modern.
Dreame menggunakan material premium seperti emas dan batu permata pada beberapa bagian perangkat. Proses pengerjaan pada sebagian komponennya juga dilakukan secara manual.
Pendekatan ini membuat seri Aurora terlihat lebih eksklusif dibandingkan smartphone biasa. Desainnya mengingatkan pada ponsel mewah klasik yang pernah populer di segmen luxury gadget.
Beberapa varian bahkan dilengkapi jam mekanis di bagian belakang perangkat. Fitur ini menjadi elemen desain unik yang jarang ditemui pada smartphone masa kini.
Dari sisi harga, Aurora diperkirakan berada pada kisaran CNY 70.000 hingga CNY 100.000. Jika dikonversi ke rupiah, nilainya sekitar Rp170 juta hingga Rp240 juta tergantung material dan tingkat pengerjaan.
Harga tersebut menempatkan Aurora di kategori smartphone ultra-premium yang menyasar kolektor dan pengguna kelas atas.
Dreame Kembangkan SoC AI Internal Bernama Chixiao 01
Selain desain unik, Dreame juga mengembangkan teknologi internal untuk perangkatnya. Perusahaan menyiapkan system-on-chip berbasis AI bernama Chixiao 01.
Chip ini dirancang khusus untuk mendukung komputasi kecerdasan buatan pada perangkat mereka. Dreame mengklaim SoC tersebut mampu mencapai performa hingga 200 TOPS untuk pemrosesan AI.
Angka tersebut cukup tinggi dibandingkan beberapa chip AI lain di pasar. Sebagai perbandingan, Snapdragon X Elite memiliki kemampuan komputasi AI sekitar 80 TOPS.
Chixiao 01 direncanakan menjadi otak utama bagi kedua lini smartphone Dreame. Chip ini akan digunakan baik pada model kamera modular maupun seri Aurora.
Dengan mengembangkan chip sendiri, Dreame mencoba membangun kontrol lebih besar atas ekosistem produknya. Pendekatan ini juga memberi ruang bagi integrasi fitur AI yang lebih luas.
Smartphone Kamera Modular dengan Sensor 1 Inci
Selain seri mewah Aurora, Dreame juga menyiapkan smartphone dengan konsep kamera modular. Perangkat ini masih berada pada kategori harga yang relatif lebih terjangkau.
Keunikan utama smartphone ini terletak pada modul kamera yang dapat dilepas dari bodinya. Modul tersebut menggunakan sensor kamera berukuran satu inci.
Kamera ini terhubung ke smartphone secara nirkabel menggunakan koneksi Wi-Fi. Dengan sistem tersebut, kamera tidak harus terpasang langsung pada ponsel.
Konsep ini mengingatkan pada kamera lens-style yang pernah diperkenalkan Sony beberapa tahun lalu. Namun Dreame menghadirkan pendekatan yang lebih fleksibel karena modulnya sepenuhnya wireless.
Pengguna dapat menempatkan kamera di posisi berbeda dari smartphone. Hal ini memungkinkan pengambilan gambar dari sudut yang lebih kreatif.
Secara teori, pengguna bahkan bisa merekam dua sudut video sekaligus. Kamera modular dapat digunakan untuk merekam B-roll sementara smartphone menangkap A-roll.
“Baca Juga: Trump Prediksi Perang Iran Akan Segera Selesai”
Ekspansi Dreame Juga Menjangkau Perangkat Teknologi Lain
Smartphone bukan satu-satunya fokus dalam strategi ekspansi Dreame. Perusahaan juga sedang menyiapkan berbagai perangkat teknologi lain.
Beberapa produk yang direncanakan termasuk smart ring dan action camera. Selain itu, Dreame juga dikabarkan mengembangkan kendaraan listrik.
Langkah ini menunjukkan ambisi Dreame untuk membangun ekosistem teknologi yang lebih luas. Perusahaan ingin memperluas kehadirannya di berbagai kategori perangkat pintar.
Dengan masuknya Dreame ke pasar smartphone, persaingan di industri perangkat mobile berpotensi semakin menarik. Terutama dengan pendekatan desain unik dan teknologi AI yang mereka tawarkan.




