paingsoe – Anker memperkenalkan MagGo 2 Pro sebagai power bank nirkabel dengan kapasitas 10.000mAh. Perangkat ini menawarkan dukungan wireless charging Qi2 dengan daya hingga 25W.
Pengisian daya nirkabel memberikan kepraktisan karena pengguna tidak perlu mencolokkan kabel langsung ke smartphone. Namun, proses tersebut juga dapat menghasilkan panas selama perangkat menerima daya.
Persoalan temperatur menjadi semakin penting ketika pengisian dilakukan menggunakan daya yang lebih tinggi. Anker kemudian menghadirkan sistem pendingin aktif pada MagGo 2 Pro untuk mengatasi tantangan tersebut.
“Baca Juga: Xiaomi Hadirkan Smart Plug dengan Beban Maksimal 2.500W”
Power bank ini menggunakan kipas internal yang bekerja bersama dua ventilasi udara. Anker juga menambahkan tiga lapisan graphene sebagai bagian dari sistem pengelolaan panas.
Menurut Anker, kombinasi tersebut mampu menjaga temperatur di bawah 36 derajat Celsius ketika perangkat melakukan pengisian secara nirkabel. Klaim tersebut menjadi salah satu fitur utama yang ditawarkan MagGo 2 Pro.
Sistem Pendingin Menggunakan Kipas dan Graphene
Anker MagGo 2 Pro memiliki sistem pendingin yang berbeda dari power bank nirkabel pada umumnya. Perangkat tersebut menggabungkan kipas internal dengan dua ventilasi untuk membantu mengalirkan udara.
Selain itu, terdapat tiga lapisan graphene yang digunakan untuk membantu mengelola panas. Material tersebut menjadi bagian dari rancangan pendinginan ketika perangkat digunakan dalam mode wireless charging.
Anker mengklaim sistem pendinginnya dapat mempertahankan suhu di bawah 36 derajat Celsius. Angka tersebut berlaku ketika MagGo 2 Pro digunakan untuk mengisi perangkat secara nirkabel.
Penggunaan kipas menjadi pendekatan yang menarik karena power bank tetap memiliki bentuk portabel. Sistem tersebut dirancang untuk mendukung pengisian Qi2 hingga 25W tanpa mengabaikan pengelolaan temperatur.
Selain pengisian nirkabel, pengguna juga dapat memanfaatkan port USB-C. Port tersebut mampu memberikan output hingga 45W melalui koneksi kabel.
Dengan dua metode tersebut, MagGo 2 Pro dapat digunakan untuk perangkat yang mendukung pengisian nirkabel maupun kabel. Pengguna dapat memilih metode pengisian sesuai kebutuhan perangkat.
Layar Menampilkan Informasi Penggunaan Daya
Anker membekali MagGo 2 Pro dengan layar untuk menampilkan berbagai informasi selama perangkat digunakan. Layar tersebut dapat menunjukkan daya yang sedang digunakan oleh perangkat terhubung.
Informasi mengenai kondisi baterai power bank juga dapat ditampilkan melalui layar. Pengguna dapat memantau status perangkat tanpa hanya mengandalkan indikator sederhana.
Layar tersebut turut memberikan informasi mengenai mode pengisian yang sedang digunakan. Dengan demikian, pengguna dapat mengetahui kondisi pengisian secara lebih langsung.
MagGo 2 Pro juga diklaim mampu mengenali merek smartphone yang terhubung. Sistem kemudian menyesuaikan daya berdasarkan perangkat untuk mendukung proses pengisian.
Penyesuaian tersebut dirancang untuk membantu menjaga proses pengisian tetap aman. Namun, kemampuan pengisian aktual tetap bergantung pada perangkat dan standar yang didukung.
Fitur pemantauan dan penyesuaian daya melengkapi sistem pendingin yang menjadi bagian utama power bank tersebut. Anker menggabungkan beberapa fungsi tersebut dalam perangkat berukuran relatif ringkas.
Kapasitas 10.000mAh dengan Kickstand Bawaan
MagGo 2 Pro membawa baterai berkapasitas 10.000mAh untuk menunjang kebutuhan pengisian perangkat selama perjalanan. Power bank tersebut memiliki dimensi 2,79 x 4,14 x 0,7 inci.
Bobotnya mencapai sekitar 218 gram. Ukuran tersebut membuat perangkat tetap dapat dibawa bersama perangkat elektronik lainnya saat bepergian.
Anker juga menyematkan kickstand bawaan pada bagian bodinya. Fitur tersebut memungkinkan smartphone berdiri ketika sedang menerima pengisian daya nirkabel.
Kickstand dapat membantu pengguna menempatkan smartphone dalam posisi tertentu selama proses pengisian. Pengguna juga dapat memanfaatkannya ketika mengakses konten pada smartphone.
Anker menyediakan pilihan warna yang disesuaikan dengan perangkat tertentu. Salah satu pilihan yang tersedia adalah Burgundy.
MagGo 2 Pro dirancang untuk mendukung iPhone 18 Pro Series yang disebut memiliki kemampuan wireless charging 25W. Penyesuaian desain tersebut menjadi bagian dari strategi Anker untuk menyasar pengguna perangkat tersebut.
“Baca Juga: Huawei Rilis WiFi Portable eSIM dengan Baterai 9 Jam”
Harga Anker MagGo 2 Pro Mulai Rp1,8 Jutaan
Anker MagGo 2 Pro telah tersedia di sejumlah negara. Beberapa pasar yang mendapatkannya mencakup Amerika Serikat, Inggris, dan Jerman.
Di Amerika Serikat, perangkat tersebut dibanderol mulai 109,99 dolar AS. Jika dikonversikan, harga tersebut berada di kisaran Rp1,8 jutaan.
Spesifikasi utama MagGo 2 Pro mencakup baterai 10.000mAh dan wireless charging Qi2 hingga 25W. Perangkat juga memiliki port USB-C dengan output hingga 45W.
Sistem pendinginnya menggunakan kipas internal, dua ventilasi udara, dan tiga lapisan graphene. Anker mengklaim kombinasi tersebut dapat menjaga suhu di bawah 36 derajat Celsius saat wireless charging.
Layar informasi, pengenalan perangkat, serta kickstand turut melengkapi perangkat. Dengan kombinasi tersebut, MagGo 2 Pro menawarkan pendekatan berbeda untuk mengelola panas pada power bank nirkabel berdaya tinggi.




